Welcome to Health and Wealth Blog

Welcome and enjoy your life today

Together We Can !!

Come join with us and get your greatest convenience life

TESTIMONIAL: ALPHA META Help Children Cure Autism

ALPHA META cure Autism disease and Asperger's Syndrome, here the testimony

Showing posts with label Diabets. Show all posts
Showing posts with label Diabets. Show all posts

Wednesday, February 25, 2015

Five most foods and beverages to balance cholesterol


As we know, Cholesterol is very important for our cell's activity. It's help cell to delivers hormones, vitamins, and bile acids to whole of our body.Also, Cholesterol helps nerve impuls to transmite the blood.

Everything what you eat is affect to your cholesterol levels in your blood. Having much cholesterol can attract diabets disease to your body. Also, it can lead to limit blood access in the cardiovascular system of arteries and it's very dangerous to everybody.

Everyone have two kinds of cholesterol, LDL (low-density lipoprotein) and HDL (high-density lipoprotein). Low-density lipoprotein may push heart disease and other cardiovascular diseases growth in your body. Another, high-density lipoprotein help us removes excess of low-density lipoprotein in our blood.

There are 5 foods and beverages that will help control your cholesterol

yogurt with probiotic
Yogurt with slices of fruit

1. Yogurt with probiotic
Some research had found thaht probiotic Lactobacillus acidophilus and Lactobacillus reuteri will help us lower bad cholesterol. They annualy prevent the reabsorb of cholesterol back to our blood vessel.

fresh avocade cut into 4
Avocado in kitchen table

2. Avocado
The delicious tropical fluit, Avocade can help you reduce Low-density Lipoprotein. It's very tasty and healthy because it's can increases our High-density Lipoprotein and decreases the bad-one.

Blueberry of Blue Berry
blurry Bluebeery

3. Blueberry
Blueberry contains pterostilbene that help reduces cholesterol with very effective like comercial drugs or doctoral drugs but it's have a little bit side effect or rather not. Blueberry contain high amount of good vitamin that help us reduce bad cholesterol or Low-Density Lipoprotein.

tomato in table
Tomatoes and a leaf

4. Tomato
It's has red bright color and round shape. Yes it's Tomato. Research said that drink two glass of Tomato juices daily will descrease bad cholesterol in your body. If you consistently drink Tomato juice everyday, your cholesterol will balance and live healthy everyday.

Green tea, tea leaf, and it's pot
Authentic Green Tea

5. Green Tea
A original tea from East Asia country, Japan. Research in Japan found that theanine of green tea very helpful to gain good cholesterol and reduce the bad cholesterol. You should drink it daily five glasses without sugar and other mix to get the best effect.

There are the most 5 foods and beverages that can help you reduce the bad cholesterol and gain the good cholesterol. Hopefully it can gain your knowledge about healthy foods and beverages.

Sunday, July 20, 2014

12 Gejala Umum Penyakit Diabetes Melitus

12 Gejala Umum dari Penyakit Diabetes Melitus


Setiap jenis penyakit pasti terlebih dahulu diawali dengan munculnya gejala penyakit. Begitu juga dengan diabetes yang terlebih dahulu diawali dengan munculnya sejumlah gejala diabetes. Pada diabetes mellitus misalnya, diabetes dibedakan menjadi type 1 diabetes dan type 2 diabetes, yang masing-masing memiliki karakteristik gejala yang berbeda.
Inilah 12 Gejala Umum dari Penyakit Diabetes Melitus, Bagaimana gejala penyakit Diabetes Melitus, Tanda atau gejala penyakit kencing manis
Kencing Gejala Diabetes
Gejala type 1 diabetes mellitus muncul secara tiba-tiba pada saat usia anak-anak sebagai akibat dari kelainan genetik sehingga tubuh tidak memproduksi insulin dengan baik. Sedangkan gejala diabetes mellitus tipe II muncul secara perlahan-lahan sampai menjadi gangguan yang jelas. Namun secara sederhana ada 12 gejala umum dari diabetes, yaitu :
1. Gejala Buang air kecil secara berlebihan
  • Gejala ini terjadi karena kadar gula dalam darah (glukosa) yang berlebih, sehingga tubuh dirangsang untuk mengeluarkan kelebihan gula tersebut melalui ginjal bersama urine.
  • Tergantung tingkat gejala diabetes, warna dan kepadatan urine bisa berubah, biasanya urine encer dan warnanya pucat.
  • Biasanya gejala ini puncaknya terjadi pada malam hari ketika tidur malam dimana saat malam hari kadar gula dalam darah relatif lebih tinggi daripada siang hari.
 2. Gejala kencing berlebihan dapat terjadi meskipun penderita diabetes tidak banyak minum sepanjang hari
  • Gejala ini biasanya dialami oleh penderita diabetes insipidus dimana hormon vasopressin yang bertugas mengurangi produksi urine dan meningkatkan konsentrasi urine, jumlahnya berkurang.
  • Akibat kekurangan hormon vasopressin, jumlah urine yang dikeluarkan menjadi berlebih dan urine menjadi encer.
  • Pada penderita diabetes mellitus, sebenarnya urine yang dikeluarkan telah bercampur dengan zat-zat lain seperti glukosa, ketone dan asam sehingga jumlahnya bertambah meskipun penderita tidak banyak minum sepanjang hari
3. Gejala buang air kecil yang berlebihan disertai rasa haus yang berlebihan.
  • Karena sering buang air kecil, membuat tubuh merasa haus yang berlebihan. Akibatnya penderita diabetes menjadi sering minum untuk menggantikan cairan yang keluar. Banyaknya air yang diminum kemudian menimbulkan hasrat buang air kecil. Begitulah seterusnya.
  • Banyaknya air yang diminum penderita diabetes lebih dari 3 liter per hari, jauh di atas jumlah konsumsi air orang normal.
  • Gejala ini akan berlangsung terus menerus selama kadar gula dalam darah belum terkontrol baik.
4. Gejala meningkatnya nafsu makan secara signifikan
  • Gejala ini disebabkan karena berkurangnya cadangan gula dalam tubuh meskipun cadangan gula dalam darah tinggi, sedangkan insulin tidak mampu menyalurkan gula sebagai sumber energi bagi tubuh.
  • Pasien mungkin suka makan banyak, terutama hal-hal yang berbahaya bagi kondisi diabetes, yaitu zat hiperglikemia (zat yang banyak mengandung gula/manis).
5. Gejala kelelahan tanpa diketahui penyebabnya
  • Pada penderita diabetes yang telah akut, umumnya penderita mudah mengalami lelah, letih seperti hilang tenaga.
  • Biasanya gejala ini sering terabaikan karena dianggap sebagai kelelahan akibat kerja.
  • Gejala ini disebabkan karena tubuh kekurangan oksigen untuk membakar gula menjadi energi. Gula dalam darah menumpuk banyak di pembuluh darah sehingga membuat darah menjadi kental dan alirannya melambat sehingga menyebabkan gangguan pasokan oksigen yang dibawa oleh darah. Padahal agar bekerja secara optimal, tubuh memerlukan oksigen untuk membakar gula menjadi energi.
  • Akibat kekurangan oksigen tersebut, tubuh kehilangan tenaga sehingga muncullah gejala kelelahan, sakit kepala, jantung berdebar-debar dan jika sudah parah dapat menyebabkan penderita mengalami stroke.
6. Meskipun nafsu makan meningkat, berat badan tidak bertambah
  • Pada umumnya penderita diabetes badannya kurus, meskipun makannya banyak. Padahal sebelum terkena diabetes, penderita diabetes berat badannya gemuk meskipun nafsu makannya biasa-biasa saja.
  • Gejala ini ditimbulkan akibat insulin tidak dapat mengedarkan gula darah ke seluruh tubuh, sebaliknya gula darah yang berlebih justru dikeluarkan melalui ginjal menjadi urine.
7. Gejala timbulnya masalah kulit
  • Penderita diabetes juga mengalami masalah kulit seperti gatal-gatal berupa kulit merah dan menipis, terutama di sekitar kelamin.
  • Permasalahan lainnya adalah kesemutan pada kulit dan rasa gatal di tangan dan kaki.
  • Gejala ini disebabkan karena terjadi kerusakan pada pembuluh kapiler yang terletak di bawah kulit dan sampai sekarang belum ditemukan obatnya.
8. Jika terjadi luka, proses penyembuhan menjadi lama
  • Lamanya proses penyembuhan luka disebabkan karena terhambatnya sirkulasi suplai darah akibat menyempitnya pembuluh darah.
  • Gejala ini patut diwaspadai karena dapat menyebabkan luka menjadi terinfeksi dan menyebabkan komplikasi.
  • Jika luka tersebut tidak dirawat dengan baik, maka dapat bertambah parah, bahkan harus diamputasi agar tidak menjalar ke jaringan lain.
  • Untuk pencegahan, penderita diabetes disarankan untuk menjaga dan merawat bagian tubuh terutama kaki, meskipun tidak dirasakan adanya gangguan.
9. Gejala sakit di beberapa bagian tubuh
  • Penderita diabetes mengalami sakit dibeberapa bagian tubuh terutama di punggung bagian bawah dan anggota badan.
  • Walaupun penderita minum obat penghilang rasa sakit, namun rasa nyeri tidak kunjung sembuh.
10. Gejala gangguan penglihatan (katarak)
  • Biasanya penderita diabetes yang telah akut akan mengalami gangguan penglihatan (katarak), yaitu buramnya lensa mata sehingga cahaya yang masuk ke bola mata menjadi terhambat.
  • Gejala ini disebabkan karena gula membentuk suatu lapisan, kemudian menutupi lensa mata.
  • Gangguan penglihatan dapat disembuhkan dengan cara operasi penggantian lensa mata yang rusak dengan lensa plastik.
11. Gejala impotensi pada pria
  • Gejala ini biasanya menyerang pada pria penderita diabetes yang gemar merokok dan minum minuman beralkohol.
  • Gejala ini timbul karena rusaknya sel-sel syaraf akibat terganggunya sistem aliran darah di sekitar sel-sel syaraf seperti pada ginjal dan alat kelamin.
12. Jika dilakukan tes urine dan tes darah, keduanya menunjukkan nilai positif
  • Tes urine dilakukan dengan cara mengambil sampel darah kemudian dimasukkan ke dalam alat khusus sehingga dapat diketahui kadar gula dalam darah.
  • Tes urine dilakukan dengan cara mengambil sampel urine kemudian di tetesi dengan larutan Fehling dan reagen Benedict. Larutan Fehling’s akan berubah warna merah bata manakala urine mengandung gula, sedangkan reagen Benedict akan berubah warna menjadi kuning, hijau, oranye atau merah tergantung pada jumlah total gula yang terkandung. Tes ini bertujuan untuk mengetahui kadar glukosa, ketone dan glikoprotein dalam urine
Apabila Anda ataupun teman Anda mengalami beberapa gejala di atas, segeralah berkonsultasi ke dokter untuk mendapatkan penanganan secepat mungkin. Jangan tunda penyakit diabetes bertambah parah, karena diabetes dapat menyebabkan serangkaian penyakit komplikasi seperti jantung, hipertensi, gagal ginjal, bahkan stroke.
Ingat, penyakit diabetes tidak dapat disembuhkan. Oleh karena itu mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Namun jika Anda sudah divonis menderita penyakit ini, sebaiknya ikuti nasehat dokter dengan disiplin minum obat beserta anjurannya. Dengan begitu setidaknya kita dapat mengurangi gejala yang ditimbulkan.